Perjuangan membuat tulisan, mengisi blog, dan bahkan mengerjakan koreksi ternyata sangat berat. Tidak akan selesai bila dilakukan di siang hari. Terlebih dengan rutinitas lain yang harus berhubungan dengan staf lain. Terpaksa harus lembur.
Segelas kopi selalu menemani malam-malamku. Lengkap dengan creamer yang buatku dapat menambah kelembutan rasanya. Sebotol air dingin favorit juga duduk dengan tenang menungguku menyelesaikan tugas lemburku. Belum lagi sang rokok beserta koreknya yang mendorongku menumpahkan inspirasiku dan meningkatkan konsentrasiku melewati malam bersama laptop kantor.
Terima kasih atas kesetiaan kalian menemaniku melewati malam. Terjaga hingga tengah malam. Walaupun kalian telah licin tandas, kalian selalu menerima curahan air dari dispenser, lagi, dan lagi.
Terima kasih sahabatku…
Kok jadi sentimentil yah? Udah mulai work over pressure nih. Weekend refreshing ah.
Januari 15, 2008 at 6:41 pm
duh….besar juga ya pengorbnan seorang tutor??!!
kita mahsiswa hanya tau tutorial, ngumpul tugas, nanya, protes kalo nilainya jelek…tanpa berpikir proses seorang dosen/tutor memberikan nilai itu???!!
seMaNGaT Mas….Ku MendoakanMu….
cAiYo…………
Januari 15, 2008 at 7:23 pm
@wahyu, semua adalah proses.
Termasuk cari info tentang yang itu. Dan roda akan selalu berputar. Thanks.