Setelah mengulas Golput dari sisi sebab, statistik serta akibatnya, masih ada hutang yang belum dilunasi. Dalam posting yang berkaitan dengan Golput, sempat disampaikan mengenai solusi agar terhindar dari Golput. Pada kesempatan kali ini akan disampaikan tips memilih dalam Pilkadus.

Seperti pernah diulas, Golput ini sesungguhnya bukanlah bentuk pendidikan politik. Namun lebih kepada pelarian atas ketidakpuasan terhadap sistem maupun calonnya. Kemungkinan besar, pada Pilkadus mendatang akan lebih banyak lagi yang memilih untuk Golput. Disebabkan kecewa dengan sistem yang ada sekarang.

Berikut ini akan diulas berbagai macam trik untuk menghindari Golput. Pertama, mulailah mengidentifikasi kepentingan yang ingin diakomodasi. Identifikasi ini akan memudahkan dalam melihat calon yang layak untuk dipilih. Jujurlah dalam tahap ini, karena ini langkah paling mendasar dalam proses pemilihan calon.

Kedua, jangan melihat calon dari janji-janji yang disampaikan ketika berkampanye. Sebagian besar, menurut sejarahnya, tidak realistis dan hanya berguna untuk menarik suara. Perhatikan sejarah atau latar belakang hingga pencalonannya. Ini hal yang sangat penting. Karena sifat orang tidak mudah berubah dengan cepat. Kebiasaan seseorang juga tidak mudah berubah.

Ketiga, jangan terpancing untuk memandang calon dengan subyektif. Gunakan berbagai media untuk mengetahui kapasitas calon. Baik buruk calon dapat dirangkum dengan menggunakan berbagai media. Bahkan bila diperlukan cari kliping atau catatan prestasi mengenai calon yang bersangkutan.

Keempat, bila perlu gunakan TOWS. TOWS disini digunakan untuk mengetahui prospek secara umum wilayah yang akan dipimpin calon. Jadi yang dimasukkan disini adalah kewilayahan baik potensi wilayah, poleksosbud hankam juga dipertimbangkan. Utamakan di salah satu aspek terlebih dahulu bila keseluruhan aspek terlihat terlalu banyak.

Kelima, untuk memilih wakil rakyat yang duduk di komite, pelajari baik-baik latar belakang dan sejarah dari kelompok massa yang bersangkutan. Hati-hati dalam menentukan pokmas ini. Lihat sejarah pokmas dalam menentukan peraturan. Mana yang mendukung dan mana yang menentang peraturan tertentu harus diidentifikasi dengan teliti. Ini berguna untuk menghindari kesalahan dalam menentukan wakil dalam komite.

Sementara kelima tips ini yang dapat saya sampaikan. Mari kita jadikan Pilkadus lebih baik.