Diskusi Lima


Susah banget ya bikin mahasiswa Metode Kuantitatif aktif di diskusi. Padahal ada akses gratis di kampus. WordPress juga merupakan blog provider yang paling ringan. Jadi dengan koneksi yang paling rendah pun dapat dengan mudah dibuka. Lalu sebenarnya apa sih yang membuat diskusi online menjadi garing? Apakah topiknya yang kurang menarik?

Baik. Diskusi kita kali ini akan berupaya mengajak mahaswa Metode Kuantitatif untuk aktif berdiskusi.

Topik kita kali ini adalah: Apa topik yang pas untuk didiskusikan dalam diskusi online mata kuliah Metode Kuantitatif?

4 thoughts on “Diskusi Lima

  1. selamat pagi mas bagus
    Kalau saya boleh memberi usul mengenai topik apa yang pas untuk didiskusikan dalam diskusi online mata kuliah Metode Kuantitatif, begini mas…
    1. sebenarnya kami cukup kaget dengan padatnya tugas pada semester ini. dari 24 sks yang kami ambil, dosen-dosen sebagian besar menerapkan cara yang sama dengan metode kuliah metode penelitian kuantitatif. namun, saya menyadari bahwa memang seperti inilah cara pembelajaran yang baik dengan memusatkan pada keaktivan mahasiswa.
    2. semua diskusi yang mas bagus lontarkan sebenarnya menarik, namun kebiasaan teman-teman, khususnya saya sering sekali mengerjakan soal di saat-terakhir (Sistem Kebut Semalam). budaya (SMP-SMA) ini susah sekali kami tinggalkan. tapi saya terus mencoba-dan mencoba).
    3. banyaknya alasan kegiatan di luar kuliah sering kali teman-teman lontarkan. baik kegiatan HMJ, BEM, KM, kerja , dan bermain tentunya. kami semakin lupa tujuan awal kami merantau ke Jogjakarta, yaitu pendidikan-Kuliah. Jika saya boleh menjelaskan kemungkinan latar belakang kami lebih sibuk pada kegiatan organisasi adalah, ijasah, IP, nilai tidak terlalu menentukan masa depan setelah kuliah. masa depan kami lebih ditentukan oleh jaringan yang luas, maksudnya semakin banyak mengikuti kegiatan organisasi, semakin besar pula peluang kami menemukan jaringan kerja nantinya. sesungguhnya, kami dapat lebih membagi dan menentukan prioritas, waktu, dan tanggung jawab.
    4. untuk itu saya memberi saran agar pembuatan diskusi ini juga memasukkan unsur mahasiswa. contohnya, diskusi 6 yang mempersiapkan kelompok 1 dalam kelas MPK. walaupun sifat dari usul saya ini justru tidak mengeluarkan / menunjukkan inisiatif, pro-aktif, dan kreativitas mahasiswa. namun, apa boleh buat.
    5. saran ini hanya sekedar saran yang saya harap dapat dilihat teman-teman.
    6. pasti teman-teman akan marah pada saya, jika saran ini benar-benar di ACC oleh mas bagus dan pak Erwan tentunya. oleh sebab itu, jika teman-teman tidak ingin menambah kelompok lagi, ya sutra..aktif dong..
    maaf mas bagus, kebawa emosi jadinya. y emosi kepada diri saya sendiri yang plin-plan, tidak fokus pada prioritas saya dalam perantauan di Jogja, dan emosi saya kepada teman-teman… ayo semangat-semangat..
    go fighting..!!!
    ganbatte kudasai!!!

  2. Terima kasih usulnya. Akan menjadi solusi darurat jika kondisi tidak membaik dalam dua minggu ini. Alasan kuliah menjadi terasa sangat padat adalah :

    1. Masa kuliah yang sangat singkat dengan tuntutan kualitas seiring persaingan perguruan tinggi serta dunia kerja menjadikan kuliah tingkat sarjana harus semakin padat.
    2. Budaya kuliah memang sangat berbeda dengan budaya SMU yang dapat mengerjakan tugas dengan singkat bahkan ada yang mengerjakan tugas pada pagi hari sebelum dikumpulkan. Budaya kuliah membutuhkan pemikiran yang tepat pada pengambilan keputusan. Ingat, bahwa ini merupakan masa depan kalian. Ambil prioritas kebutuhan, bila perlu tulis dalam sebuah kertas, lalu lekatkan di cermin. Baca setiap pagi ketika bercermin.
    3. Kegiatan organisasi itu bagus. Mendorong mahasiswa untuk lebih dewasa dalam menyikapi keadaan. Tidak hanya itu, kegiatan organisasi itu juga bagus untuk aktualisasi diri. Hanya saja harus kembali ke nomor dua tadi. Prioritas. Setahu saya walaupun memiliki jaringan yang luas, yang namanya kualitas itu harus selalu ditingkatkan. Kuliah ini dengan segala macam diskusinya berupaya untuk meningkatkan kualitas mahasiswa. Setahu saya memang banyak mahasiswa yang berpendapat bahwa berorganisasi itu penting guna memperluas jaringan. Namun ada landasan yang paling mendasar yang harus mereka miliki ketika mengikuti kegiatan organisasi. Bukan hanya sekedar ikut namun juga meningkatkan kualitas. Pertanyaan berikutnya, apa gunanya jaringan yang luas tanpa kualitas yang dapat diandalkan?
    4. Bila melihat kondisi diskusi baik yang di kelas maupun online yang cenderung sepi dan itu-itu saja, sepertinya upaya apapun akan gagal. Terlebih bila melihat kecenderungan mahasiswa seperti yang disampaikan Anjar tadi, maka diskusi dan tugas tidak akan lebih hidup jika saya dan Pak Erwan tidak menawarkan kemudahan dalam pekerjaan. Namun kami menghendaki generasi yang tidak bergantung kepada orang lain. Jaringan itu baik tapi tidak mendidik. Kapan bangsa ini mau maju bila generasinya saja pingin KKN terus.
    5. Saran itu harus dibaca oleh siapapun.
    6. Mahasiswa memang susah. Dibuatkan kelompok, kemudian malah bikin kelompok sendiri. Diberi kesempatan menentukan tema, malah minta tema. Ketika diberi tema yang telah dipertimbangkan kemudahannya, malah minta bikin sendiri. Ketika ada penawaran waktu, lebih banyak minta waktu untuk main. Ketika waktu untuk main diberikan, malah waktu kuliah disia-siakan. Tentukan sikapmu untuk masa depanmu sendiri!!!.
    Maaf, kalau Anjar emosinya sekarang, lha saya dan Pak Erwan sudah emosi sejak hari pertama masuk di kuliah Metode Kuantitatif. Dilema juga muncul. Saya hanya ingin tegaskan disini, bahwa keputusan untuk berkembang atau stagnant itu ada di tangan masing-masing. Kami hanya membantu kalian meningkatkan kualitas dalam rangka meraih cita-cita.

    Maaf emosinya jadi memuncak gini. Emosi pada diri sendiri yang gagal membimbing ke arah yang benar.

  3. Ping balik: St Louis Personal Injury

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s