Segelas Kopi, Sebotol Air, dan Sebungkus Rokok


Perjuangan membuat tulisan, mengisi blog, dan bahkan mengerjakan koreksi ternyata sangat berat. Tidak akan selesai bila dilakukan di siang hari. Terlebih dengan rutinitas lain yang harus berhubungan dengan staf lain. Terpaksa harus lembur.

Segelas kopi selalu menemani malam-malamku. Lengkap dengan creamer yang buatku dapat menambah kelembutan rasanya. Sebotol air dingin favorit juga duduk dengan tenang menungguku menyelesaikan tugas lemburku. Belum lagi sang rokok beserta koreknya yang mendorongku menumpahkan inspirasiku dan meningkatkan konsentrasiku melewati malam bersama laptop kantor.

Terima kasih atas kesetiaan kalian menemaniku melewati malam. Terjaga hingga tengah malam. Walaupun kalian telah licin tandas, kalian selalu menerima curahan air dari dispenser, lagi, dan lagi.

Terima kasih sahabatku…

Kok jadi sentimentil yah? Udah mulai work over pressure nih. Weekend refreshing ah.😀

2 thoughts on “Segelas Kopi, Sebotol Air, dan Sebungkus Rokok

  1. duh….besar juga ya pengorbnan seorang tutor??!!
    kita mahsiswa hanya tau tutorial, ngumpul tugas, nanya, protes kalo nilainya jelek…tanpa berpikir proses seorang dosen/tutor memberikan nilai itu???!!
    seMaNGaT Mas….Ku MendoakanMu….
    cAiYo…………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s