Baca Segalanya


Sudah tiga kali shalat Jumah gw bingung total. Tiga kali Jumah semua bahas materi yang sama. Ketiganya bahas Iqra’. Ayat pertama yang turun kepada Rasulullah melalui malaikat Jibril. Pertanda apakah ini? Awalnya hanya berpikir bahwa itu adalah kebetulan. Tapi bila dipertimbangkan lebih dalam lagi, kebetulan ini gunanya mengingatkan bahwa gw harus lebih banyak lagi baca. Tidak dibatasi baca apapun.

Pada saat khotbah berlangsung, selalu dari dalam hati berbicara sendiri. Mendorongku untuk bergerak dan menyampaikan kepada Khatib bahwa penjelasan Khatib seharusnya seperti yang disampaikan dari hati gw. Eit, gw nih siapa sih. Agama aja ga lancar mau ngingetin Khatib. Akhirnya ditahan-tahan juga.

Bisikan dari dalam hati gw bilang klo Iqra’ itu memang artinya baca. Namun jika dalam Al-Alaq, Iqra’ tuh harus diartikan utuh dalam tiga ayat sekaligus. Lho. Gw mikir lagi. Berusaha konsen dengan Khotbah Jumah. Tetap aja panjang lebar dijelasin lagi. Nyampe bingung juga nih.

Hari ini malah nemu tulisannya bangaiptop tentang membaca. Gw jadi pingin nulis deh. Kalau boleh tulisannya bangaiptop tentang membaca saya jawab disini ya.๐Ÿ˜€

Jawaban gw:

  1. Bacaan shalawat, dzikir dan baca Al-Qur’an memiliki keuntungan sendiri. Selain ketenangan hati, juga ada pahalanya lho. Dobel keuntungan kan.
  2. Minat baca di Indonesia terhitung lebih tinggi merupakan berita yang baik. Tabloid juga jadi tumbuh subur. Majalah pun demikian.
  3. Memang sulit untuk menuangkan kata-kata ke dalam tulisan. Gw aja kalau bikin laporan bisa mandeg seminggu karena mungkin butuh kursus merangkai kata untuk menulis.
  4. Sepakat kalau yang ini. Buku serius buat gw lebih nyaman kalau dipakai bantal.:mrgreen: Kalau judulnya menarik gw baru baca buku itu. Tapi kalau aku samasekali ga dong, ya ga bakalan baca atuh.
  5. Eeehhhmmm… no komen kalau yang ini. Hehehe.
  6. Buta huruf apa dulu nih. Huruf latin, Jawa, Arab, Jepang, Korea, Thailand atau mana nih. Kalau gw sih masih buta huruf ASCII. Ga bisa babar blas.
  7. Kalau ini bisa dijelaskan bahwa belum banyak situs yang membedah pentingnya membaca dan mencantumkan pertanyaan ‘mengapa membaca’. Kalau kita punya website dan kemudian mencantumkan pertanyaan itu gw yakin kalau google penuh dengan halaman kita.:mrgreen:

Kalau tanggapan gw atas tulisannya bangaiptop tentang membaca adalah seperti itu. Ada yang mau nambah?

4 thoughts on “Baca Segalanya

  1. Mungkin kudu dibedain dulu antara membaca dengan mengucapkan. Ane sendiri udah ngomen di bang Bangaiptop, kalo membaca salawat itu bukan membaca dalam pengertian yang sesungguhna, tadi lebih pada mengucapkan. Sama seperti hal-na dengan membaca alquran. Berbeda antara membaca alquran sebagai tadarrus dengan mempelajari alquran sebagai proses untuk memahami/mempelajarinya.

    Mungkin yang dimaksud oleh Bangaiptop adalah membaca sebagai proses menginput stimulan pada otak.๐Ÿ™‚

  2. Terimakasih atas pencerahannya bang Cabe Rawit. Saya sendiri sering bingung bedanya nih.๐Ÿ˜€

    Membaca itu menurut saya pasti memberikan input ke otak bang. Makasih udah mampir.๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s