Antara Gosip Jalanan dan Wakil Rakyat


Beberapa hari terakhir baca berita di detik dan blog, ramai membicarakan masalah lirik lagunya Slank yang diklaim menuding DPR melakukan korupsi. Bahkan singkatan UUD yang diplesetkan sebagai “ujung-ujungnya duit” dipermasalahkan. Plesetan yang umum di jaman saya SMU (kalau dulu SMA-red). Bila semasa saya SMU dulu, ketika akan mengajukan untuk suatu acara, seringkali teman-teman mengatakan “wah UUD, ujung-ujungnya duit tuh.”

Singkatan ini muncul karena (menurut teman saya) setiap mengajukan suatu acara, begitu masuk salam satu ruangan pasti ada “administrasinya”. Kalau mau cepat urusannya ya pakai “administrasi” tanpa menulis di buku besar. Banyak sekali pengeluaran tak terduga yang harus keluar ketika akan diadakan acara. Hal ini selalu dikeluhkan oleh teman-teman saya.

Kembali ke permasalahan lirik. Sesungguhnya lagu kritik sudah lama didengungkan oleh beberapa penyanyi. Misalnya Iwan Fals yang mengkritik dalam “Surat buat Wakil Rakyat“, atau “Tikus Kantor“. Kemudian Ebiet G. Ade dengan “Berita Kepada Kawan“. Bila Iwan Fals menggunakan lirik yang lugas dan mudah dipahami, Ebiet menggunakan bahasa yang tinggi dan perlu direnungi terlebih dahulu sebelum dapat dipahami.

Di masa sekarang ini, Slank mencoba untuk menghidupkan kembali kritik melalui lagu. Hanya saja ada beberapa anggota wakil rakyat yang keberatan dengan lirik yang vulgar tersebut. Namun ternyata, Slank selain mendapatkan kecaman, juga memperoleh dukungan dari PDIP. Dan terakhir ada anggota DPR yang mencoba bersikap lebih dewasa dengan menyatakan bahwa lirik kritik tersebut berguna untuk introspeksi.

Di jaman Orba yang sudah lewat, Iwan Fals sempat dilarang untuk pentas dimanapun. Istilah keren jaman itu adalah di”cekal” alias “cegah dan tangkal”. Bahkan saat itu ada kaset mas Iwan yang dilarang edar. Saya lupa yang mana. Ada yang ingat?

Sumber inspirasi:

Ryo Saeba dalam Siapa yang Anda Percaya

Senyawa dalam “Gosip Jalanan” SLANK Versus BK DPR

Tetty Simanjuntak dalam Lirik lagu kritik SLANK “GOSIP JALANAN”

Musik Indonesia dalam Percaya Slank atau DPR

detikcom dalam BK DPR ganti topik serang Slank

detikcom dalam ICW: Karma dari Lagu Slank akibat DPR Sok Bersih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s