Mengupas Diskusi Tujuh


Semester kemarin, waktu masih menjadi asisten untuk mata kuliah Metode Kuantitatif, sempat membuka blog ini untuk kepentingan diskusi. Alasan utama membuka blog untuk diskusi karena dalam kelas tidak ditemukan diskusi yang aktif. Banyak dari mahasiswa peserta kuliah malah meminta untuk membuka diskusi, tapi melalui FS. Idenya difasilitasi namun dalam blog.:mrgreen:

Tapi hingga sekarang kok bisa Diskusi Tujuh tetap menduduki peringkat pertama dalam Tulisan Teratas? Sepertinya hanya masalah klik saja. Ketika diwajibkan untuk membuka blog ini dan meninggalkan jejak, menuangkan pikiran dan berdiskusi, Diskusi Tujuh berada pada post terakhir.:mrgreen: Dan hingga sekarang belum ada tulisan yang mengalahkan posisi klik di Diskusi Tujuh. Wah, kalau disini dipasang linknya bisa jadi akan bertambah banyak ya.:mrgreen:

Hingga sekarang Diskusi Tujuh masih juga sering dibuka dan menerima klik. Walaupun itu dari mesin pencari. Bila saat ini, secara rasional bisa terjadi karena musimnya UAN. Sepertinya mesin pencari rajin bekerja untuk mencari segala yang berkaitan dengan UAN. Dan paling banyak (menurut pengamatan saya) adalah bocorannya.

Pertanyaan terbesar dalam Diskusi Tujuh adalah ‘Apakah UAN masih diperlukan?’. Belum ditemukan kesimpulan yang pas atas pertanyaan tersebut. Sebagian ada yang pro membutuhkan UAN, sementara yang lainnya menolak diadakan lagi UAN. Padahal setelah kuliah kan tidak lagi ada UAN. :mgreen:

Pada intinya, ujian itu diadakan untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami pelajaran yang diberikan. Mungkin solusinya membuat UAN dengan metode essay, bukan dengan pilihan ganda. Metode UAN dengan pertanyaan kasus. Walaupun nantinya boleh dengan pilihan, namun harus dijelaskan dengan rasional. Bukan hanya dengan melihat pada catatan.

Sepertinya metode ini akan lebih efektif untuk mengetahui perkembangan dan pemahaman peserta didik. Bagaimana menurut Anda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s