Trend Boikot


Boikot sepertinya menjadi trend lagi di masa sekarang ini. Setiap ada ketidakpuasan terhadap sebuah tindakan, keputusan atau bentuk keluaran, maka pertama kali yang dilakukan adalah boikot.

Dalam Wikipedia dijelaskan bahwa boikot merupakan tindakan untuk tidak menggunakan, membeli, atau berurusan dengan seseorang atau suatu organisasi sebagai wujud protes atau sebagai suatu bentuk pemaksaan. Kata ini berasal dari serapan bahasa Inggris boycott yang mulai digunakan sejak “Perang Tanah” di Irlandia pada sekitar 1880 dan berasal dari nama Charles Boycott, seorang agen lahan (estate agent) untuk tuan tanah Earl Erne.

Bentuk boikot ini ternyata bisa beragam. Terlebih bila seseorang memiliki otoritas tertentu yang dapat menjadikan boikot ini legal. Beragam bentuk boikot ini akan coba diulas dalam tulisan ini.

  1. Pembredelan (breidel). Pembredelan adalah pencabutan izin suatu media.
  2. Blokir. Pemblokiran merupakan salah satu bentuk boikot karena di dalamnya terdapat unsur pemaksaan agar tidak menyebarkan atau tidak beroperasi.
  3. Mogok. Berbagai macam bentuk mogok merupakan bentuk protes atau perlawanan terhadap sistem. Contohnya mogok kerja dan mogok makan.
  4. Cekal. Cekal biasanya hanya dapat dilakukan oleh otoritas. Cekal yang merupakan singkatan dari Cegah dan Tangkal ini umumnya dikenakan kepada individu tertentu yang dianggap melawan sistem.
  5. Golput. Golput atau singkatan dari Golongan Putih merupakan sikap boikot terhadap sistem pemilihan.
  6. Embargo. Embargo adalah pelarangan perniagaan dan perdagangan dengan sebuah negara.

Bentuk-bentuk boikot ini sepertinya semakin menjadi trend setiap ada ketidakpuasan. Beberapa bentuk boikot dilakukan karena memang menemui jalan buntu dalam menyelesaikan masalah. Bahkan kadangkala boikot ini muncul karena aspirasi ketidakpuasan tidak menemukan jalur penyelesaian masalah.

Namun apakah boikot ini dapat menyelesaikan masalah atau malah menimbulkan banyak masalah? Bagaimana pendapat Anda?

Sumber: Wikipedia, berbagai macam sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s