Mendobrak dengan Independen


Sudah sejak hari Jumat tanggal 2 Mei 2008 saya ingin posting tulisan ini. Namun kendala kesibukan dan masalah jaringan yang membuat saya menunda untuk menulis ini. Semoga saja tulisan ini tidak terhitung terlambat. Sepertinya malah ada keuntungan juga sedikit menunda tulisan ini. Selain lebih mematangkan isi tulisan, juga dapat memasukkan perkembangan terakhir dari Calon Wakil Walikota Independen Kota Bandung.

Latar belakang saya yang SIP mendorong saya untuk selalu mengkritisi segala hal yang berkaitan dengan politik. Apalagi bila berkaitan dengan Pilkada. Selalu saya tergelitik untuk mengkritisinya. Saya usahakan tidak hanya sekedar mengkritik, namun juga menawarkan solusi untuk keadaan yang lebih baik.

Diawali dari keresahan seorang AA Arman atas kondisi Kota Bandung. Beliau kemudian mencoba memberikan point-point penting bagi Walikota Bandung yang harus segera diselesaikan. Tidak jauh berbeda dengan yang pernah saya pelajari di S1. Identifikasi permasalahan harus dilakukan terlebih dahulu sebelum membuat suatu kebijakan.

AA Arman kemudian melihat adanya suatu peluang untuk memasuki era baru Pilkada. Calon Independen dipertimbangkan dapat menjadi salah satu solusi yang menjanjikan. Walaupun ada sedikit kekhawatiran dalam proses pencalonannya, namun hal itu bukanlah menjadi sebuah masalah yang rumit. Perlu diperhitungkan juga masalah kemenangannya nanti.

Seperti pernah saya tuliskan sebelumnya dalam Statistik Pilkadus, masih ada peluang dari suara yang tidak memilih, baik yang terpaksa, maupun yang dengan kesadaran sendiri. Ada banyak alasan yang pernah saya sampaikan dalam Mengapa Memilih Golput. Suara-suara yang dengan kesadaran sendiri tidak melakukan pemilihan inilah yang memiliki peluang besar untuk memenangkan Calon Independen.

Maju terus AA Arman. Masih ada peluang untuk menang.

3 thoughts on “Mendobrak dengan Independen

  1. maju terus calon independen

    @abah oryza
    Terus beri dorongan bagi calon independen… Mari satukan langkah demi kondisi yang lebih baik…
    Terimakasih sudah mampir.
    (abasosay)

  2. Pasti banyak hambatannya, dari berbagai pihak yang menikmati kenyamanan dari kebobrokan yang ada. Tapi, jangan menyerah, maju terus pantang mundur sampai kita harus mencari cara berjuang lainnya. Bayangkan kalau independen menang dimana-mana, HARAPAN BARU UNTUK INDONESIA YANG LEBIH BAIK! Mungkin suatu saat ada istilah baru: PAHLAWAN INDEPENDEN!
    Salam Independen dari Bandung!

    @AA Arman
    Pasti itu pak. Orang cenderung susah untuk keluar dari zona kenyamanan. Dan masih banyak juga yang hanya mencari kenyamanan itu. Inilah waktunya Orde Independen. Maju terus pak. Saya siap mendukung pak AA Arman.
    Salam Independen dari Yogya!
    (abasosay)

  3. Ping balik: Terdampar di Persimpangan « Abasosay’s Weblog

Komentar ditutup.