Update Tabrak Lari


Menyusul posting mengenai kasus tabrak lari. Pagi tadi browsing berita terbaru di detikcom. Berita yang simpang siur mengenai kondisi korban sudah mulai jelas. Alhamdulillah kalau memang tidak ada retakan yang membahayakan di kaki korban.

Kalau masalah panik memang dapat dipahami. Karena siapapun tidak akan berani menghadapi massa sebanyak itu sendirian. Apalagi itu mobil dinas. Tapi bagaimanapun juga jalanan harus dibersihkan dari pengemudi yang mudah panik. Berapa banyak nyawa yang terancam bila pengemudi mudah sekali panik.

Yup, posting ini hanya berisi update. Saya tidak akan banyak berkomentar. Silahkan dilanjut dengan link dan kopas.😈

24/06/2008 21:12 WIB
Kronologi Bentrok DPR-Semanggi
Djoko Tjiptono – detikcom

Jakarta – Demo mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat di DPR, Selasa (24/6/2008), berujung bentrok. Beberapa orang, polisi maupun mahasiswa, terluka. Sejumlah kendaraan roda 4 dirusak dan dibakar.

Berikut kronologi aksi demo yang berujung kerusuhan yang berhasil direkam detikcom:

09.30 WIB: Seribuan mahasiswa, masyarakat, dan aktivis 1998 yang tergabung dalam Temu Aktivis Lintas Generasi (Tali Geni) bergerak ke Jl HR Rasuna Sahid dari Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

11.00 WIB: Massa Tali Geni tiba di kantor Freeport di Plaza 89. Jumlah massa yang besar, sekitar 1.000 orang, membuat jalur TransJakarta tertutup (klik foto foto jalanan diblokir).

11.30 WIB : Massa Tali Geni mencorat-coret neonsign yang bertuliskan nama-nama tenant di Plaza 89 dengan pilox. Massa juga merusak pagar Plaza 89 (klik foto pagar Plaza 89 dirobohkan).

12.15 WIB: Massa Tali Geni bergerak ke Gedung DPR untuk bergabung dengan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aksi solidaritas Unas yang sejak semalam menginap di depan Gedung DPR. Massa solidaritas Unas ini menuntut kejelasan sebab kematian Maftuh Fauzi.

Sebelum Massa Tali Geni tiba, ratusan massa dari Front Rakyat Menggugat (FRM) juga datang ke gedung DPR dan bergabung dengan aksi Solidaritas Unas. FRM menuntut pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM.

12.20 WIB: Aksi massa solidaritas untuk Unas di depan Gedung DPR mulai memanas. Mereka mulai melakukan aksi bakar ban. Namun tak lama dipadamkan polisi dengan semprotan air dari water canon (Klik foto foto api mulai membara di DPR).

13.30 WIB: Massa Tali Geni sampai di depan Gedung DPR dan bergabung dengan massa lainnya. Jalan Gatot Soebroto nyaris tertutup total. Sebuah mobil bak terbuka datang memasok belasan ban bekas. Aksi bakar ban kembali terjadi (klik vodeo rusuh di DPR).

14.10 WIB: Unjuk rasa kembali memanas. Massa mulai melakukan pelemparan batu ke arah polisi. Sekitar 200 polisi yang berjaga di balik gerbang DPR bertahan dengan tameng (klik foto foto belasan mahasiswa ditangkap polisi).

15.00 WIB: Suasana semakin panas. Para demonstran memblokir tol dalam kota arah Cawang-Grogol. Para pengendara mobil dipaksa balik arah. Kondisi benar-benar semrawut (Klik foto foto pagar tol dijebol).

15.15 WIB: Pagar DPR sepanjang 5 meter roboh dan bentrokan meletus. Polisi membubarkan demonstran dengan water canon dan tembakan gas air mata. Demonstran membalas dengan lemparan bom molotov. Para pengunjuk rasa akhirnya terdesak dan kocar-kacir ke arah jalan tol dalam kota. Kekuatan polisi terus ditambah (klik foto foto pagar DPR dirobohkan).

16.00 WIB: Depan gerbang Gedung DPR bersih dari demonstran. Namun ratusan polisi masih melakukan penyisiran ke Jl Gerbang Pemuda.

16.10 WIB: Sebuah mobil patroli polisi yang bertemu dengan ratusan mahasiswa di sekitar gedung DPR berjalan zig-zag. Mobil tersebut akhirnya menabrak Arfi, mahasiswa asal Jambi, hingga terpental dan pingsan.

16.20 WIB: Usai bentrok, sebagian mahasiswa berjalan ke arah kampus Unika Atma Jaya. Namun sebelumnya mereka sempat merusah 4 buah kendaraan polisi. Dua di antaranya di rusak di depan Gedung Manggala Wanabhakti.

16.30 WIB: Sekitar 3 truk polisi berhenti di depan Kampus Unika Atma Jaya. Menurut saksi mata, tanpa sebab yang jelas sejumlah anggota polisi itu melempari batu dan melepas tembakan ke arah Unika Atma Jaya. Usai melakukan tindakan tersebut, para personel tersebut kemudian bergerak ke arah Blok M.

16.35 WIB: Sejumlah mahasiswa keluar dari dalam kampus Unika Atma Jaya. Mereka memblokir Jl Jenderal Sudirman dan melakukan aksi pembakaran kerucut marka jalan di jalur busway. Aksi ini memaksa operasional TransJakarta Harmoni-Blok M distop.

17.30 WIB: Aksi massa di depan kampus Unika Atma Jaya semakin brutal. Mereka menyetop dan membakar sebuah mobil Toyota Avanza plat merah (klik foto foto Avanza dibakar mahasiswa).

18.00 WIB: Massa terus melakukan penyisiran mobil-mobil plat merah.

18.30 WIB: Ratusan polisi didatangkan ke kampus Unika Atma Jaya. Dua water canon juga didatangkan untuk memadamkan api yang menghanguskan Avanza naas tersebut (klik foto foto polisi siaga di Atma Jaya).

18.50 WIB: Polisi berhasil mengatasi keadaan di depan kampus Atma Jaya.

19.00 WIB: Sebagian personel polisi ditarik ke Mapolda Metro Jaya. Polisi menahan sedikitnya 6 orang dalam kerusuhan di depan Unika Atma Jaya.Demo mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat di DPR, Selasa (24/6/2008), berujung bentrok. Beberapa orang, polisi maupun mahasiswa, terluka. Sejumlah kendaraan roda 4 dirusak dan dibakar.
( djo / fay )

24/06/2008 21:42 WIB
Polisi Tabrak Demonstran Karena Takut Mobil Dirusak
Andi Saputra – detikcom

Jakarta – Humas Mabes Polri mengakui ada personel polisi yang menabrak demonstran. Polisi itu menabrak demonstran karena panik.

“2 Orang mahasiswa yang ditabrak. Untuk sementara dari laporan anggota karena anggota tersebut panik, karena beberapa mobil sudah dirusak,” ungkap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (24/6/2008) (klik foto foto mahasiswa bakar Avanza).

“Sehingga dugaan awal, tidak ada unsur kesengajaan, tapi masih kita periksa,” lanjut Abubakar.

Sebelumnya, Arfi terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah terpental ditabrak mobil polisi. Mahasiswa asal Jambi itu dibawa ke RS Aini untuk dirawat lebih lanjut. ( aba / fay )

25/06/2008 06:31 WIB
Korban Rusuh Demo di DPR
Arfi Lewati Masa Kritis, Dipindah ke Ruang Rawat Inap
Didi Syafirdi – detikcom

Jakarta – Arfi, mahasiswa yang ditabrak mobil polisi, melewati masa kritis. Setelah sebelumnya dirawat di ruang ICU, pagi ini mahasiswa IAIN Jambi itu dipindah ke ruang rawat inap.

Pantauan detikcom, Rabu (25/6/2008) pagi, di RS UKI, Cawang, Jakarta Timur, Arfi dibawa dengan ranjang bergerak rumah sakit menuju bangsal G atau ruang rawat inap.

Terlihat 3 suster dan seorang rekannya mendampingi Arfi yang ditabrak mobil polisi hingga terpental 3 meter itu. Tak terlihat perban di badannya, sehingga diduga Arfi mengalami luka dalam sehingga hanya bisa berbaring di ranjang.

Sementara Arif, rekannya yang terluka di mata kanan, masih dirawat di ruang rawat inap. Rencananya pagi ini, Arif akan dibawa ke luar rumah sakit oleh teman-temannya karena kendala biaya.

Sejak sampai di RS milik UKI ini Selasa malam, sejumlah rekannya masih bertahan menunggui. Mereka terus menunggu sampai Rabu pagi ini untuk menunggu hasil scan terhadap 2 rekannya itu. ( aba / aba )

25/06/2008 09:20 WIB
Ditabrak Mobil Polisi
Leher & Lutut Arfi Masih Sakit
Didi Syafirdi – detikcom

Jakarta – Mahasiswa yang ditabrak mobil polisi, Arfi, sudah melewati masa kritis. Dia masih merasakan sakit di lutut dan leher.

Pantauan detikcom di bangsal G ruang rawat inap, RS UKI, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (25/6/2008), usai dipindah dari ICU, Arfi tampak tergolek lemas dan dipasang infus.

Di tempat tidur Arfi di bagian kaki, tertempel kertas yang bertuliskan ‘Spinal injury dan Oedem cerebri ringan’.

“Sampai sekarang di bagian leher dan lutut sebelah kanan masih dirasakan sakit, akibat ditabrak oleh polisi,” kata Arfi ketika didekati detikcom.

Arfi pun sedikit berkisah tentang ditabraknya dia oleh mobil polisi di dekat gedung DPR, Senayan.

“Pas kejadian saya mau nyeberang, mobil itu kencang dan langsung menabrak kaki saya. Saya langsung nggak sadar,” kata mahasiswa asal Jambi ini.

Dia tampaknya juga belum menerima penjelasan dari dokter yang merawatnya. Arfi mengakui kondisinya kini sudah semakin membaik.

“Tadi pagi sudah sarapan roti,” tutur Arfi yang didampingi 5 rekannya.

Arfi tertabrak mobil polisi yang sedang tancap gas di dekat gedung DPR dalam aksi demo kemarin. Dia terpental 3 meter.

Mabes Polri menyatakan, mobil patroli polisi menabrak mahasiswa karena panik karena sebelumnya ada mobil polisi yang dirusak massa. Mobil itu sebelumnya juga telah dikeroyok massa. ( nwk / nrl )

25/06/2008 10:22 WIB
Ditabrak Mobil Polisi
Polri: Luka Arpianto Hanya Lecet
Nala Edwin – detikcom

Jakarta – Arpianto (22) ditabrak mobil polisi saat demo di DPR. Tidak ada luka serius yang diderita, hanya memar di lutut kiri.

“Itu kan ada isu kakinya patah. Hal itu tidak benar. Lukanya itu hanya lecet yaitu luka memar di lutut kiri,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (25/6/2008).

Hasil pemeriksaan di RS Jakarta, menurut dia, Arpianto direkomendasikan bisa pulang. “Tetapi yang bersangkutan berobat sendiri di UKI dan minta diopname. Tetapi di sana juga dinyatakan bisa pulang,” ujarnya.

Tidak Sengaja

Dalam kesempatan itu, Abubakar menegaskan polisi yang diketahui anggota Polsek Palmerah itu tidak ada kesengajaan menabrak Arpianto.

“Namanya saya tidak tahu. Ini kan untuk menghindari mobilnya dirusak karena kaca mobil sudah dihancurkan dan mobil mau dibalikkan. Ketika tancap gas, di depan ada mahasiswa,” kata dia.

Arpianto ditabrak mobil polisi saat demo di DPR pada 24 Juni 2008. Arpianto terpental hingga 3 meter dan tidak sadarkan diri. Kondisi Arpianto kini berangsur membaik dan harus menjalani rawat inap. ( aan / nrl )

6 thoughts on “Update Tabrak Lari

  1. Ping balik: Kasus Tabrak Lari Kembali Mencuat « Abasosay’s Weblog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s