Kala Harga Diri Bangsa Diinjak-injak


Baru rame-rame urusan klaim belum tuntas, muncul urusan baru yang mengejutkan banyak pihak. Urusan yang tampak sepele, namun sangat mendasar. Urusan yang bagi sementara orang tampak sangat sederhana, namun di sisi lain merupakan penghinaan yang sangat besar. Sementara orang menganggap bahwa hal ini tidak perlu dibesar-besarkan, namun jika dianggap kecil maka seutuhnya akan dianggap angin lalu.

Jika seorang wanita akan berteriak, menyerang, melabrak wanita lain yang merusak suaminya. Jika seorang ibu akan berteriak, menyerang, menyerbu mereka yang mencoba merusak anaknya. Jika seorang suami akan berusaha sekuat tenaga, mempertaruhkan nyawa demi membela keluarganya. Jika sebuah bangsa akan berupaya sekuat tenaga, mempertaruhkan nyawa demi membela bangsa dan mempertahankan semua yang ada di dalamnya. Jika seorang penghianat, dia akan diam saja ketika kebanggaan bangsanya, identitas bangsanya, harga diri bangsanya diinjak-injak oleh bangsa lain, dan jika perlu berubah kebangsaan.

Saudaraku sebangsa dan setanah air. Sudah banyak kebanggaan bangsa direbut oleh bangsa lain. Tidak sedikit kisah-kisah tragis yang dialami oleh TKI kita di negara tetangga. Telah berulang kali pula patok perbatasan diketahui bergeser beberapa kilometer. Namun hingga saat ini kita hanya diam. Berupaya untuk menyelesaikan semuanya dengan jalan diplomasi.

Saudaraku sebangsa dan setanah air. Setiap orang memiliki harga diri. Masing-masing orang akan mempertahankan harga dirinya walau harus bertaruh nyawa sekalipun. Karena harga diri tidak dapat ditawar lagi. Bangsa memiliki harga diri yang besar. Sekali saja bangsa ini mengecilkan harga dirinya, bangsa ini tidak akan dianggap ada oleh bangsa lain. Sekali saja bangsa ini mengerdilkan barga dirinya, bangsa ini dianggap rendah oleh bangsa lain.

Saudaraku sebangsa dan setanah air. Setiap orang tidak mau dinding rumahnya dicoret-coret. Setiap orang tidak akan bersedia diumpat. Setiap orang tidak mau dihina dengan merusak apa yang menjadi kebanggaannya. Bangsa ini sudah dihina dengan dirusaknya lagu kebangsaannya. Harga diri bangsa ini sudah diinjak-injak dengan dirusaknya lagu kebangsaannya. Apakah kita akan terima? Apakah kita akan diam saja? Apakah harga diri bangsa bisa ditawar dalam diplomasi?

Saudaraku sebangsa dan setanah air. Tanah tumpah darah dimana kita berdiri merupakan hasil perjuangan para pahlawan kita. Sudah kewajiban kita untuk bersatu padu, luruskan dan rapatkan barisan. Demi mempertahankan keutuhan bangsa. Demi mempertahankan kehormatan bangsa. Demi mempertahankan harga diri bangsa. Kita bangsa yang besar. Tidak akan rela seujung rambut-pun diinjak-injak harga dirinya oleh bangsa yang kerdil.

Merdeka.

Berkibarlah benderaku, Singkirkan benalu di tiangmu,

Jangan ragu dan jangan malu, Tunjukkan pada dunia,

Bahwa sebenarnya kita mampu…

Iwan Fals…:mrgreen:

One thought on “Kala Harga Diri Bangsa Diinjak-injak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s