Riding Gak Cuma Putar Gas


Belum ada yang mampu mengalahkan sensasi berkendara roda dua yang satu ini. Memang, berkendara dengan merasakan hempasan angin, getaran mesin, dan liukan di tikungan merupakan kenikmatan tersendiri. Bahkan beberapa rider merasakan ada yang kurang bila tidak berkendara satu hari saja.:mrgreen:

Tidak sedikit dari rider itu adalah penyuka kecepatan. Ada yang mau memacu gasnya di jalan yang sepi dan lapang, namun ada juga yang tidak memperdulikan padatnya jalan di hadapannya. Yang penting pacu sekuat motornya.:mrgreen:

Metode mendahului

image source: http://edorusyanto.wordpress.com/2011/11/24/waspada-bermanuver-di-tengah-kepadatan-kendaraan/

Well, ternyata yang namanya riding itu tidak sesederhana itu. Banyak perhitungan matematis yang harus dilakukan bila mengendarai motor di jalan raya. Pertama, harus mengetahui perbandingan antara kekuatan motor dengan kekuatan kendaraan yang akan didahului. Kedua, panjang kendaraan yang akan didahului dan perkiraan jangka waktu untuk mendahului serta probabilitas kendaraan yang muncul dari arah berlawanan dan gang atau jalan kecil di kiri atau kanan jalan. Ketiga, kemungkinan adanya sesuatu yang membahayakan di jalan misalnya tumpahan solar, oli, bensin, pasir, tanah, air dan sebagainya. Masih membahas matematika, keempat, jarak yang dibutuhkan untuk mendahului. Kelima, beban yang ditanggung motor dan perubahan jarak pengereman serta kekuatan motor, dan lain sebagainya. Bagi yang tidak suka bahasan matematika sebaiknya belajar matematika lebih serius.:mrgreen: Karena kesalahan perhitungan sedikit saja bisa menjadi masalah seperti yang terjadi dalam gambar kedua ini.

Mendahului di tempat yang salah

image source: http://www.leics.gov.uk/index/highways/road_safety/motorcycling/bike_safety.htm

Ruang tunggu sepeda

image source: http://www.kimharding.net/blog/?p=751

Lalu ada juga yang namanya respek, menghargai kendaraan yang lebih kecil. Misalnya di perempatan berlampu lalu-lintas yang memiliki ruang tunggu sepeda, sebaiknya berhenti di belakang garis batas ruang tunggu sepeda. Kadang terpikir bahwa ada suatu balasan dari Tuhan yang menghukum pengendara motor kecil dengan dipepet motor gede.:mrgreen:

Eh, aku ga punya motor gede. Ingin sih, tapi belum dikasih.:mrgreen: Maksudku seperti ini, motor kecil tidak mau ditindas motor gede karena mereka merasa juga punya hak di jalan. Tapi pernahkah melihat motor kecil menindas pengendara sepeda? Motor kecil menindas pejalan kaki?

Jangan pernah mendahului becak atau sepeda saat ingin menikung ke kiri dengan motor atau itu sudah tergolong penindasan terhadap sepeda atau becak.:mrgreen: Jangan menyeberangkan motor melalui jembatan penyebrangan atau itu sudah tergolong penindasan terhadap pejalan kaki.😈 Intinya, jangan menindas bila tidak ingin ditindas. Ini juga maksud dari pernyataan “perlakukanlah orang lain seperti dirimu ingin diperlakukan.”

Masih banyak lagi yang bila digali mendalam, dibahas mendalam, dapat mencerdaskan pengendara motor.:mrgreen: Happy riding.

One thought on “Riding Gak Cuma Putar Gas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s