Caution!!! A Driver Biker… Mixed Habit


Rasanya memang terlihat menyenangkan bila mampu menguasai dua jenis kendaraan yakni roda dua dan roda empat. Banyak juga yang ingin bisa menguasai roda empat karena ingin beralih dari roda duanya. Sesungguhnya ada suka dan ada juga dukanya mampu menguasai dua jenis kendaraan itu.

Sesungguhnya, walau aku mampu mengendarai roda dua atau roda empat, aku lebih senang menggunakan roda dua. Ada sensasi kebanggaan tersendiri bia mengendarai roda dua.:mrgreen: Maklum si hejo adalah motor lambang kejantanan yang gagah, bukan sebuah motor alay.

Ada empat kebiasaanku dalam mengendarai mobil yang terbawa ketika riding. Yang pertama pastinya adalah dalam hal kecepatan. Kecepatan rata-rata yang bisa dicapai kala driving tentunya diupayakan untuk tercapai ketika riding. Hanya saja dalam hal ini aku harus sungguh-sungguh paham tentang kendaraan yang aku gunakan. Bila kondisi kendaraan yang aku gunakan terasa tidak nyaman, aku tidak akan memperkosanya. Tentu saja berkendara dengan kendaraan apapun tidak akan selamat bila kondisinya tidak laik jalan.:mrgreen:

Kebiasaan kedua driving adalah tidak berhenti saat hujan. Pakai jas hujan atau tidak, bila belum tiba di tujuan tidak akan berteduh jika masih bisa melihat jalan dengan baik. Bagaimana bisa mengendarai motor jika tidak ada jalannya?:mrgreen:

Kebiasaan ketiga adalah size, size, dan size. Kendaraan roda empat memiliki ukuran yang lebih lebar dan lebih panjang dibandingkan roda dua. Selagi mengemudi harus mampu menghitung lebar jalan dan perkiraan masuk atau tidaknya mobil. Kebiasaan itu terbawa ketika riding. Perkiraan lebar setang bila dimasukkan di antara dua mobil itu menjadi perhitung utama ketika riding. Masih banyak matematikanya yang telah diuraikan dalam kelas.:mrgreen:

Kebiasaan keempat adalah side mirror. Ketika mengendarai mobil, cara paling cepat untuk melihat ke belakang adalah dengan kaca spion. Ketika riding, diupayakan kedua spion berfungsi. Walau diejek oleh kawan-kawanku dulu, tapi akhirnya persyaratan dua spion yang berfungsi baik akhirnya masuk ke dalam UU.:mrgreen:

Sebaliknya, kebiasaanku riding pun terbawa ketika driving. Ini yang cilaka. Pertama, motor yang dijalankan dengan kecepatan sedikit lebih tinggi daripada kendaraan lain harus bisa masuk di celah tersempit yang bisa dimasuki setang. Bayangkan bila sendang mengemudi mobil. Mobil dipaksa masuk ke celah yang sangat mepet.:mrgreen:

Kedua, kebiasaan riding dengan motor paling menyenangkan adalah ketika melibas tikungan dengan kecepatan tinggi.:mrgreen: Dengan kendaraan roda empat, tidak mudah melakukan sama dengan roda dua. Mobil bisa terbalik bila mencoba melakukannya. Butuh keahlian khusus untuk menikung dengan kecepatan tinggi.

Walau ada kebiasaan yang saling bercampur satu dengan yang lainnya, bahkan sekarang aku sendiri jadi sulit mengidentifikasi mana yang merupakan kebiasaan riding atau driving, tetap ada keuntungan tersendiri yang aku rasakan. Riding atau driving jadi lebih berhati-hati, dan perhitungan ketika berkendara pun menjadi lebih matang. Perkiraan jarak ketika akan mendahului, perkiraan kemungkinan muncul kendaraan dari persimpangan menjadi lebih mudah diperhitungkan. Kemudian bila riding mendahului mobil tidak melakukannya asal-asalan karena ingat ada karmanya ketika aku mengendarai mobil. Yah, itu untukku sendiri sih. Mungkin bagi orang lain akan berbeda sudut pandangnya.:mrgreen:

So, aku bukan driver yang jago apalagi biker pemberani. Tapi buatku sendiri driver yg jago tidak sama dengan biker pemberani. Driver yg jago=biker penuh perhitungan.๐Ÿ˜ˆ

Sumber ide:

http://ridertua.wordpress.com/2011/11/28/biker-yang-gape-bawa-mobil-lebih-berani-overtake-di-jalan-raya/

4 thoughts on “Caution!!! A Driver Biker… Mixed Habit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s