BBM Naik, Balsem Turun, Pegadaian Penuh


Setelah harga BBM sukses naik pada tanggal 23 Juni yang lalu, Balsem sudah diturunkan dua hari sebelumnya. Mungkin penerima balsem ini diberi pesan agar tidak demo saat mengambil jatahnya. Sehingga tidak ada gejolak yang berarti. :mrgreen:
Well, mungkin saja penerima balsem memang rakyat yang masuk dalam golongan miskin. Namun masyarakat Indonesia ini tidak hanya terbagi dalam dua golongan saja, yakni sangat kaya dan sangat miskin. Tetapi ada kelompok masyarakat yang berada di antara keduanya. Nah, kelompok ini yang paling sering dilupakan.
Ketika BBM naik, BLSM untuk masyarakat miskin turun, kelompok tengah ini yang memperoleh dampak terbesar. Mereka harus membayar BBM lebih mahal, sementara penghasilan mereka cenderung tetap, dan tidak mendapatkan balsem untuk menyembuhkan masuk angin. :mrgreen:
Akibatnya, apapun yang bisa menghasilkan uang akan digadaikan untuk menutup sementara kebutuhan hidup. Efeknya, hari ini pegadaian penuh. Antrian panjang dipenuhi dengan muka-muka pasrah. Lebih baik memikirkan hidup masa depan, daripada memikirkan pemerintah yang tidak jelas, mungkin seperti itu dalam benak mereka.

Iklan