Sepi Menyeruak di Kawasan Blog


Lama juga tidak mengunjungi blog dan menulis. Sampai lupa caranya menulis. :mrgreen: Asal jangan lupa kode emotnya. It’s ok.

Sejak kemarin aku berjalan2 di kawasan blog, baru tersadar hari ini. Ke mana semua kawan bloger? Mereka yang seringkali menghiasi BOTD kini tidak lagi terlihat tulisannya dalam daftar terlanggan. Mungkin sudah mulai tambah sibuk dengan pekerjaan mereka. Atau akses internet semakin lama tidak bersahabat dengan bloger yak? Mudah2an hanya karena kesibukan yang tidak dapat ditinggalkan saja.

Well, “hilang satu tumbuh seribu” mungkin itu yang akan mereka katakan. Hilang satu bloger akan memunculkan ribuan bloger aktif. Amin. Tidak ada salahnya pepatah itu. Kawan bloger gaek tidak lagi aktif menulis, makin banyak kawan bloger baru yang mulai menulis. :mrgreen:

Yah, aku hanya ingin tahu kabar kawan bloger senior. Ada yang tahu kabar kawan2?

Tips: Menambahkan Tombol “Share”


Sekarang ada cara yang lebih mudah untuk berbagi tulisan yang menarik dalam WP. Yaitu dengan menambahkan tombol share atau like. Cara ini dapat ditemukan di tulisan ini, yang menjelaskan dengan video mengenai cara menambahkan tombol share.

Tombol share yang ditawarkan oleh WP ini terdapat dalam Setting>Sharing. Karena tombol ini merupakan bawaan dari WP, tentu saja tidak membutuhkan adanya skrip atau aplikasi tambahan. Hanya dengan sedikit upaya setting, dapat menambahkan fasilitas bagi para pembaca untuk menyebarkan tulisan yang menarik.

Baca selanjutnya

Tips: Menambahkan Tag “More”


Sekitar dua minggu yang lalu, seorang kawan mengontak dan menanyakan perihal merapikan tampilan tulisan yang dipotong. Bagi saya sendiri sesungguhnya, menemukan hal itu juga tidak disengaja. Pada awalnya hanya karena memang keinginan menulis dan ditampilkan saja sehingga merasa tidak perlu menambahkan tag ini. Namun setelah tulisan mulai panjang dan mengamati tulisan ketika di beranda, saya sendiri merasa bahwa tampilan terlalu membosankan dan bertele-tele.

Panjang tulisan yang lebih dari tiga paragraf, dan tulisan yang ditampilkan pun lebih dari tiga artikel membuat beranda menjadi sangat membosankan. Sangat tidak direkomendasikan pada penulis yang cenderung memberikan tulisan analisis panjang lebar. Saya yakin tidak akan ada yang mau berkunjung kembali untuk membacanya walau sekilas. :mrgreen:

Tampilan blog…

Nostalgia Surat Berantai


Jauh sebelum internet merebak seperti sekarang ini kita berkomunikasi jarak jauh dengan menggunakan telepon atau surat. Tentu saja jika menggunakan surat, kita harus dengan setia menunggu hadirnya surat balasan dari rekan korespondensi dalam beberapa hari. Dengan menggunakan telepon tentu lebih cepat karena sambungan telepon tidak terbatas fisik.

Mekanisme Surat Berantai

Pada masa keemasan surat, ada beberapa orang yang sengaja menggunakan cara untuk mengembangkan jaringan dan mendapatkan keuntungan hanya dengan biaya rendah. Cara tersebut adalah surat berantai. Kita cukup memasukkan nama kita dalam urutan terakhir dan mengirimkan sejumlah uang kepada nomor pertama. Jangan coba-coba untuk dimasukkan langsung pada nomor pertama karena menjadikan perhitungan yang berbeda.

Surat lalu dikirimkan…

Naik Turun Memang Tidak Nyaman


Niat untuk menulis tidak pernah dapat berada pada posisi yang stabil. Kadang ada keinginan untuk menulis dan tulisan pun selesai dengan cepat. Namun tidak jarang pula sama sekali tidak memiliki keinginan untuk menulis apapun itu. Dan tanpa terasa waktu untuk akses telah habis tanpa sisa. Akhirnya hari berlalu tanpa ada tulisan satu huruf pun.

Ada beberapa penyebab…

Mengambang


Pingin nulis sesuatu, yang sedikit serius, tapi sudah ketakutan terlebih dahulu. Takut tidak menemukan literaturnya, takut tidak selesai, takut tidak fokus. Bagaimana cara untuk memulainya. 😈

Sesungguhnya dalam kepala sudah bertumpuk berbagai macam ide dan kata-kata. Hanya untuk menuangkannya saja yang sulit. Mungkin karena pikiran itu tidak berbentuk cair jadi sulit untuk menuangnya ya. 😈

Coba besok mungkin lebih beruntung. :mrgreen:

Panjang Pendek Posting


Masih dalam seri tips posting blog. Masih gangguin mas Fatih dengan trekbek. Masih juga copas dari blog mas Fatih. 😈

Kali ini mengulas masalah panjang dan pendeknya tulisan yang akan dimasukkan dalam blog. Apakah selalu tulisan yang panjang itu banyak dibaca atau malah posting yang pendek saja yang menjadi favorit. Ini juga menjadi masalah ketika budaya membaca belum mengakar dalam diri masing-masing. Pasti ada yang betah membaca novel berlama-lama, ada juga yang lebih suka membaca cerpen. Akan lebih baik bila keduanya diakomodasi tentunya.

Langsung lanjutin aja