Terjebak Peringkat


Dunia pendidikan jauh berbeda dengan dunia kerja yang akan dihadapi lulusannya. Berbeda dalam hal sistemnya. Bila dalam dunia pendidikan kebanggaan dirasakan oleh peserta didik yang memiliki prestasi berupa nilai, maka dalam dunia kerja kebanggaan dirasakan oleh pekerja yang berhasil menyelesaikan tugasnya dalam waktu yang ditentukan. Saya ketika pertama kali diberi kesempatan untuk menentukan target waktu kerja, sangat bangga ketika mengetahui bahwa pekerjaan telah selesai lebih cepat dari waktu yang ditentukan.

Dunia kampus perguruan tingi tidak luput dari pola peringkat ini. Banyak dari mahasiswa yang mengikuti mata kuliah mampu mendapatkan nilai yang cukup tinggi. Namun ketika saya bertemu kembali dengan mereka beberapa minggu kemudian, mereka malah menanyakan tentang salah satu penjelasan saya dalam kelas. Lho, sampeyan waktu di kelas dapat apa?

Kecenderungan ini apa sih sebabnya?