Tanya Ke Mana?


Aku masih penasaran dengan search engine yang mengarahkan ke blogku ini. Di sana disebutkan bahwa kata kunci pencarian paling banyak yang mengarahkan ke blogku adalah perumusan masalah. Memang beberapa tulisanku ada yang menyinggung tentang perumusan masalah. Maklum ada beberapa tugas kuliah dan tips dalam penelitian.

Rasa penasaran mendorongku untuk melakukan pencarian dengan kata kunci rumusan masalah. Awalnya hanya ingin mencari ada berapa kali blogku ini dimunculkan dalam pencarian. Alhamdulillah blogku muncul di halaman pertama pencarian. Bahkan tidak hanya satu, namun hingga tiga kali. :mrgreen:

Lanjut deh…

Sederhana Tapi Mengena


Sebuah proposal penelitian selalu mengandung Rumusan Masalah. Dalam Rumusan Masalah inilah dapat diketahui apa sebenarnya yang akan diteliti. Selain itu, pola pemikiran peneliti juga dituangkan dalam Rumusan Masalah ini.

Rumusan masalah ini selalu terlihat dalam satu kalimat saja. Memang dalam beberapa kuliah dinyatakan bahwa Rumusan Masalah ini dijelaskan dengan berbagai macam pertanyaan penelitian. Tidak salah memang jika dijabarkan lagi dalam pertanyaan penelitian. Namun jika menuliskan pertanyaan penelitian, jangan lupa sebelumnya untuk menuliskan Rumusan Masalahnya.

Bedanya Rumusan Masalah dan Pertanyaan Penelitian adalah di keluasan atau kedalamannya. Rumusan Masalah memberikan definisi permasalahan yang akan diteliti. Sementara Pertanyaan Penelitian ditujukan untuk menunjukkan atau merupakan indikator masalah yang diteliti.

Rumusan Masalah sebaiknya merupakan pernyataan yang sederhana, namun mengena. Artinya, Rumusan Masalah itu mudah dipahami, namun menunjukkan urgensi permasalahan untuk diteliti.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.