Obrolan Setelah Rapat


Tadi pagi rapat bersama big boss dan para peneliti yang lain. Pada intinya rapat pagi tadi hanya membahas mengenai kebutuhan penelitian berikutnya. Rapatnya sendiri berjalan tidak lebih dari 45 menit. Rapat yang singkat, padat dan jelas. Seperti biasa, dimulai langsung pada pokok permasalahannya, melontarkan alternatif-alternatif solusi, dan mengambil beberapa kesimpulan. Simpel sekali. :mrgreen:

Yang seru malah obrolan setelah rapat itu. Karena dirasakan masih berkaitan dengan tema penelitiannya, maka salah satu dari peneliti, Mr. Ghoffar, melontarkan pemikiran beliau mengenai pendidikan di Indonesia. Kemudian ditanggapi dengan seru oleh Mr. Agus, Mr. Erwan, dan Mr. Wahyudi. Sementara saya sendiri masih disibukkan dengan time schedule. 😈

Obrolannya ada di sini

Diskusi Tujuh


Diskusi kelihatannya semakin memanas nih. Baik, sedikit warning bagi yang tidak memberikan komen untuk diskusi online, karena pembagi nilai total untuk menghasilkan nilai akhir adalah sama termasuk diskusi online. Jadi mohon maaf sebelumnya bila nanti setelah terjadi pembagian nilainya tidak mencukupi karena tidak aktif dalam diskusi

Memasuki diskusi ketujuh untuk periode kuliah ini. Dalam diskusi ini akan mengambil tema “Kualitas Pendidikan”.

Latar Belakang

Bangsa Indonesia dikenal secara luas di seluruh dunia sebagai negara yang berkembang. Sebagai negara yang sedang berkembang, Indonesia terus menerus berupaya untuk memajukan dan menyejahterakan kehidupan masyarakatnya. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan.

Upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia melalui dunia pendidikan dimaksudkan agar masyarakat Indonesia khususnya generasi muda memiliki daya saing dan daya tawar yang lebih baik di dunia kerja. Salah satu cara untuk memperluas masyarakat berpendidikan adalah dengan mengeluarkan kebijakan tentang wajib belajar yang dahulu enam tahun menjadi sembilan tahun. Ditambah lagi dengan kebijakan mengenai sekolah gratis untuk tingkatan tertentu.

Sekolah gratis tentu saja tidak menunjukkan adanya peningkatan kualitas secara otomatis. Cara untuk mengetahui kualitas siswa adalah dengan evaluasi belajar berupa ujian baik di tengah semester maupun akhir semester. Bila perlu adalah dengan ditambah tugas-tugas atau kuis.

Sebuah evaluasi yang baik akan dapat menunjukkan kualitas apabila memiliki standar tertentu. Standar kualitas ini haruslah dicapai agar dapat dikatakan bahwa yang dievaluasi memiliki kualitas. Sebuah bidang baru dapat dikatakan berkualitas baik apabila standar kualitas tersebut berlaku secara universal. Tentu saja, standar kualitas ini dibuat untuk menyeragamkan atau menyamakan persepsi orang dalam melihat hasil evaluasi.

Permasalahan

Evaluasi dalam bidang pendidikan biasa dikenal dengan ujian. Ujian sekolah yang memiliki standar secara universal adalah Ujian Akhir Nasional. Berdasarkan uraian di atas, permasalahan diskusi kita kali ini adalah “Apakah UAN masih diperlukan?