Menundukkan Pandangan


Seringkali aku dengar dari pak ustad dan kiai tentang perintah untuk menundukkan pandangan. Namun seringkali juga aku dibuat bingung dengan cara untuk melakukannya. Tidak sedikit diskusi aku lakukan dengan ustad, kiai, atau orang yang punya ilmu agama yang lebih tinggi daripadaku. Namun penjelasan mengenai istilah menundukkan pandangan itu masih kabur dalam benakku.

Baca lebih lanjut

Ga Pake Judul


Beberapa bulan lalu pas rame-ramenya BBM akan naik, sempat terlintas untuk menulis. Namun tulisan terhambat dengan satu hal saja, yakni masalah judul. Share ke kawan-kawan di beragam jarsos, ada yang mengusulkan untuk menulis saja tapi tidak usah pakai judul. Tapi ‘ngganjel’ kalau tidak pakai judul. Tapi pada akhirnya terpaksa harus ditulis juga karena banyak sekali ide tulisan yang sudah antri di belakangnya. Malah tambah ngganjel kalau tidak segera ditulis. :mrgreen:

Permasalahan pokok yang jadi tema tulisan ini adalah kenaikan BBM. Pemerintah memaksa untuk menaikkan BBM karena banyak alasan. Walaupun tulisan ini tidak akan membahas alasan-alasan pemerintah menaikkan harga BBM, namun tulisan ini ingin membagikan pemikiran tentang efek jangka panjang kenaikan BBM. Efek bola salju yang tidak akan pernah berhenti, serta gunung es di tengah lautan asumsi. Asumsi itu berbahaya kawan. :mrgreen:

Baca lebih lanjut

BBM Naik, Balsem Turun, Pegadaian Penuh


Setelah harga BBM sukses naik pada tanggal 23 Juni yang lalu, Balsem sudah diturunkan dua hari sebelumnya. Mungkin penerima balsem ini diberi pesan agar tidak demo saat mengambil jatahnya. Sehingga tidak ada gejolak yang berarti. :mrgreen:
Well, mungkin saja penerima balsem memang rakyat yang masuk dalam golongan miskin. Namun masyarakat Indonesia ini tidak hanya terbagi dalam dua golongan saja, yakni sangat kaya dan sangat miskin. Tetapi ada kelompok masyarakat yang berada di antara keduanya. Nah, kelompok ini yang paling sering dilupakan.
Ketika BBM naik, BLSM untuk masyarakat miskin turun, kelompok tengah ini yang memperoleh dampak terbesar. Mereka harus membayar BBM lebih mahal, sementara penghasilan mereka cenderung tetap, dan tidak mendapatkan balsem untuk menyembuhkan masuk angin. :mrgreen:
Akibatnya, apapun yang bisa menghasilkan uang akan digadaikan untuk menutup sementara kebutuhan hidup. Efeknya, hari ini pegadaian penuh. Antrian panjang dipenuhi dengan muka-muka pasrah. Lebih baik memikirkan hidup masa depan, daripada memikirkan pemerintah yang tidak jelas, mungkin seperti itu dalam benak mereka.

Money Politic Gaya Baru


Membaca berita di mana-mana tentang kenaikan bbm membuat gerah juga. Perdebatan mengenai naik harga atau tidak, menjadikan aku semakin malas untuk membaca berita. Bukan karena aku tidak perduli, namun ocehan yang aku keluarkan seakan membentur batu karang. Jadi mendingan bikin desain saja. :mrgreen:

Sekarang tahun 2013. Kabarnya pemilu akan diadakan tahun 2014. Kampanye seperti apa sih yang akan efektif menjaring suara? Kalau pengalaman yang sudah-sudah, dengan membagikan uang akan mendorong perolehan suara dalam pemilu. Tapi, kalau yang dibagikan itu adalah uang dari kantong pribadi, dapat dipastikan wilayah cakupannya akan sangat terbatas dikarenakan keterbatasan dalamnya kantong. :mrgreen:
Lalu, bagaimana cara yang terbaik mendapatkan uang yang banyak, kemudian bisa dihamburkan secara semena-mena, agar terlihat sebagai kelompok yang baik hati, memikirkan rakyat, sehingga akan menang dalam pemilu berikutnya? Caranya, letakkan antek atau oknum partai sebagai pengambil kebijakan, lalu perintahkan pada antek tersebut untuk membagikan uang pada masyarakat miskin dengan legal dan uang milik negara. Lumayan mengurangi pengeluaran partai bukan? Tapi jangan lupa, bila ada yang bertanya, katakan ‘memang kewajiban negara untuk membantu rakyat miskin.’
Bila memang pemerintah serius dalam mengatasi kemiskinan, maka yang akan dilakukan adalah mempermudah investasi, menjamin keamanan dan kelancaran investasi, memberikan jaminan bahan produksi dan sebagainya yang berkaitan dengan investasi. Karena semakin banyak investasi, akan semakin banyak juga lapangan kerja yang tersedia. Selain itu, pemerintah juga bisa menambah kursus keterampilan agar tenaga kerja yang tersedia memiliki keterampilan yang dibutuhkan.
Udah dulu ah. Capek ngetik pakai tab. Jarinya jadi kaku. :mrgreen: Kesimpulannya, money politik berkembang dari yang bernama upeti, administrasi, amplop, sogokan, pelicin, bagian, share, uang dengar, koper, pustun, tali kasih, serangan fajar, buka bersama, parcel, sedekah, hibah, hadiah, hingga ucapan terimakasih. Sumber dananya bila dulu dari dompet pribadi, hingga banyak yang gila karena harta habis, lalu berkembang menjadi dana bersama milik partai, dan akhirnya disistemkan menjadi uang negara. Uang negara yang seharusnya dipergunakan untuk pelayanan dan pembangunan, dihamburkan untuk kepentingan golongan yang ingin berkuasa. Untuk pelakunya, jangan pernah akui semua ini. :mrgreen:

Daging Burger Buatan dari London


genetically engineered meat

Seorang ilmuwan memegang cawan petri berisi cairan merah jambu untuk menumbuhkan daging buatan untuk konsumsi manusia

Di tengah ramainya diskusi perdagingan di Indonesia, mulai dari daging impor hingga daging merah, ternyata di London ada penelitian yang menemukan bahwa daging burger bisa dibuat. Jadi daging yang akan dimakan di masa depan bukanlah dari binatang yang disembelih, namun merupakan buatan pabrik. Pembuatannya dimulai dari pengambilan sel daging dari leher sapi yang sudah mati.

Alasannya adalah, ilmuwan mempelajari bahwa jika manusia mengkonsumsi “daging buatan”, dunia akan menyimpan air dan sumberdaya dalam jumlah yang cukup, secara mendasar mengurangi akibat lingkungan dari manusia. Namun yang menjadi permasalahan adalah apakah ini daging atau bukan. Karena daging asalnya dari binatang. Sementara daging buatan, walaupun awalnya diambil dari sel binatang, setelah proses yang ke sekian kali bukanlah lagi dari binatang. Bingung ga tuh. :mrgreen:

Lalu yang berikutnya diskusi akan mengarah apakah itu halal atau tidak. Daging halal itu bila ada ijab kabul lengkap dengan saksi dan mahar binatang disembelih dengan tata cara halal. Lalu, sapi yang diambil selnya tadi apakah disembelih dengan cara halal? Ternyata puyeng klo mau menentukan sendiri. Serahkan urusan ini pada MUI saja yak. :mrgreen:

Sumber ide:

http://intellihub.com/2013/05/21/first-human-engineered-meat-burger-to-be-consumed-in-london/

Sumber gambar:

http://intellihub.com/wp-content/uploads/2013/05/Geneticlly-Engineered-Meat.png

Dat Stat


Sudah lama tidak ngupdate blog, buka blog saja tidak, bagaimana mau update. :mrgreen: Setiap membuka dashboard, selalu yang dituju adalah stats. Sebenarnya hanya ingin tahu saja berapa banyak yang membuka blog ini, dan apa saja yang mereka cari dalam blog ini. Ternyata hasilnya rata-rata sebanyak 20 orang mengakses blog ini setiap harinya. Cukup banyak untuk blog yang jarang update. :mrgreen:

Kemudian informasi berikutnya yang diperoleh adalah, sebagian besar pengunjung blog ini ternyata mencari tentang bagaimana membuat rumusan masalah. Mungkin sedang musim tugas membuat proposal. Atau mungkin sedang musim membuat skripsi? :mrgreen: Banyak kemungkinan, namun rumusan masalah memang merupakan bagian yang sangat penting dalam penelitian.

Tapi tulisan ini…

“Kepuasan Pelanggan” hanya ada dalam teori


 

 

 

 

Seminggu yang lalu terjadi kasus kaca depan mobil dilempar batu oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Tentu saja kaca depan mobil itu retak dan pecah. Walau retakan itu tidak besar, namun posisi retakannya yang tepat berada di depan sopir, membuat pandangan sopir menjadi terganggu. Terkait dengan kerusakan itu, mobil segera meluncur ke bengkel terdekat untuk mendapatkan penggantian.

Mobil itu, yang belum lunas angsurannya, masih memiliki asuransi yang menutup kerusakan. Urusan asuransi pun segera diproses. Alhamdulillah semua lancar, dan dalam satu hari semua beres, hingga SPK langsung turun. Semua proses asuransi ini membutuhkan waktu tidak lebih dari dua jam. Mungkin karena mereka sudah memiliki visi melayani dan sadar diri bahwa mereka memberikan jasa.

Baca lebih lanjut